HUT RI Memo X

Menu

Pemkab Malang Gelar Upacara HUT ke-72 Jatim

  Dibaca : 35 kali
Pemkab Malang Gelar Upacara HUT ke-72 Jatim
AMANAT: Bupati Malang Dr H Rendra Kresna saat membacakan amanat Gaubernur Jatim. (ist)
space ads post kiri

*Bupati Dukung Program Jawa Timur Mandiri dan Berdaya Saing Global
Malang, Memo X-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menggelar upacara peringatan hari jadi ke-72 Provinsi Jawa Timur tahun 2017, di halaman Pendopo Agung jalan Agus Salim no. 7 Kota Malang, Kamis (12/10/2017). Bupati Malang Dr H Rendra Kresna bertindak sebagai Inspektur Upacara HUT Provinsi Jawa Timur (Jatim). Upacara ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Malang, seluruh Pejabat Eselon II, III, IV serta undangan dan peserta upacara yang terdiri dari ASN, TNI, Polri dan Pelajar.

Hari jadi Pemprov Jatim kali ini mengambil tema “Peningkatan Sumber Daya Manusia Lewat Pendidikan Kejuruan Sebagai Solusi Menuju Jawa Timur Mandiri dan Berdaya Saing Global”.

BERKAH: Syukuran sederhana dengan potong tumpeng. (ist)

BERKAH: Syukuran sederhana dengan potong tumpeng. (ist)

Upacara yang diawali dengan Pembacaan Sejarah Singkat berdirinya Provinsi Jatim oleh Bupati Malang, bahwa Jawa Timur yang dibentuk serta ditetapkan oleh PPKI dengan gubernur pertamanya Raden Tumenggung Suryo pada tahun 19 Agustus 1945. Mulai menjalankan tugasnya tanggal 12 Oktober 1945 sebagai kepala pemerintahan. Selanjutnya disepakati menjadi hari lahirnya Provinsi Jawa Timur dan dituangkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Timur Nomor 6 Tahun 2007 tentang Hari Jadi Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutan Gubernur Jawa Timur yang dibacakan oleh Bupati Malang, hikmah terpenting memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur adalah sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas perjalanan sejarah Jawa Timur yang penuh dinamika hingga bisa mencapai kemajuan untuk kesejahteraan rakyat yang lebih baik.

“Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang ke-72 ini, merupakan momentum untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan, kebanggaan daerah serta merupakan sarana mendorong semangat memiliki dan membangun  daerah serta memperkuat rasa kecintaan masyarakat di wilayah Jawa Timur dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Rendra.

Disampaikan, perjalanan sejarah Jawa Timur dengan semangat gotong royong, toleran, santun, agamis adalah ciri khas sekaligus modal dasar (Human Capital) pembangunan yang sangat fundamental. Semangat juang yang tak kenal menyerah terus dilakukan oleh para pemimpin-pemimpin Jawa Timur sejak Raden Mas Tumenggung Soerjo hingga sekarang.

TEGAP: ASN Pemkab Malang saat upacara HUT Jatim. (ist)

TEGAP: ASN Pemkab Malang saat upacara HUT Jatim. (ist)

Para pendahulu kita telah meletakkan dasar-dasar yang kuat agar pemimpin generasi sesudahnya bisa meneruskan apa yang menjadi cita-cita bersama yaitu Jawa Timur yang Lebih Sejahtera dan Berkeadilan. Dengan tema Peringatan Hari Jadi ke-72 Provinsi Jatim, sangat relevan dengan persoalan dan tantangan Jawa Timur ke depan yang tidak ringan. Yaitu Bonus Demografi yang sudah akan terjadi di Jawa Timur pada tahun 2019 dengan  jumlah usia produktif mencapai 69,59 persen sedangkan  Nasional baru terjadi pada 2025.

Tantangan tersebut memerlukan solusi yang terkonstruksi ke dalam kebijakan dan strategi dengan peta jalan (Road Map) yang memiliki prioritas dan fokus dengan kerangka waktu dan sumberdaya (resources) yang terstruktur. Dikatakan jika pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur semester I/2017 mencapai 5,21 persen dan lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01 persen, menggambarkan konstruksi ekonomi yang dalam situasi dinamika global yang kurang kondusif, adalah kinerja para Bupati dan Walikota beserta masyarakat serta dunia usaha di Jawa Timur yang sangat luar biasa. Karena di tengah dinamika permintaan global yang melambat, Jawa Timur masih tumbuh cepat dan lebih cepat dari Nasional.

Di tengah pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dimaksud, kita masih mempunyai pekerjaan rumah  yang perlu mendapatkan porsi kebijakan strategis yang tinggi, yaitu adanya pertambahan angkatan kerja baru di tahun 2018 mencapai 326.629 orang, sehingga angkatan kerja kita  diperkirakan  mencapai 21.216.629 orang, naik dari posisi 2017 yang mencapai 20.890.000 orang. Perhatian penting pula pada jumlah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Timur per Februari 2017 mencapai 4,10 persen atau mencapai 855.750 orang. (*/yan)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional